. Fathu Alvi!

Fathu Alvi!

  Thursday, November 13, 2014   0 Comment

Kalau ada lagu anak-anak yang bunyinya begini,
"Libur telah tiba.. libur telah tiba.. horee... horee.. hatikuu gembiraa...",
Maka bolehlah aku plesetin dikit yaa..
"Winter telah tiba... winter telah tiba... horee... horee... hatiku gembira..."
Hihihi...

I love winter so much...
Alhamdulillaah musim dingin datang jugaaa..
Dan in syaa Allah ini musim dingin kedua yang aku jalani di Riyadh sini. Ma syaa Allah... gak berasa, begitu cepat waktu berlalu. Musim dingin tahun lalu masih berdua... Musim dingin tahun ini alhamdulillaah sudah bertiga. Produk musim dingin. Hihihi... :D
*kidding

Ceritanya, kemarin adalah waktunya nge-date kita nih. Naah sekalian hunting baju or jacket musim dingin untuk our lovely little princess. Akhirnya kita ngetem di Center Point Khuraish Road deeh...
Ma syaa Allah... model jaket musim dinginnya lucu-lucu. Cantik-cantik. Imut-imut. Daaaaan... membuat akuu (emaknyee) pengeeeen beli semuaaaa itu jaket imut-imut dan lucu-lucu. Hehe.. Kalaaaaappp :P
Kalo ga ingat budget, mungkin beli jaketnya udah kayak belanja sayur dan bahan baku dapur di trolley. Pengeeeenn semuaaaaa... Hihihi....

Berikut adalah beberapa model jaket musim dingin buat our little princess yang berhasil dibawa pulang.

  Saturday, October 25, 2014   0 Comment

Sudah lama ga posting di blog. Hehe.. maklum kesibukan newmom... Semua ibu baru pasti tau dan pasti pernah merasakannya. Tak perlulah dijabarkan panjang lebar kali tinggi (volume dooong...) Hehehe...

Adalah lumrah di kalangan masyarakat, jika ada seorang wanita yang melahirkan apalagi anak pertama dari wanita tersebut, maka mereka hampir dipastikan akan ditemani oleh ibunya atau minimal keluarga lah. Dulu aku kira itu cuma budaya yang ada di kampungku saja. Dan kemudian aku baru tau bahwa hampir di seluruh Indonesia hal tersebut sangatlah biasa.
Jika ada seorang wanita yang melahirkan di kampung/kota yang berbeda dengan sang ibu, pertanyaan yang hampir selalu muncul adalah : "ibu datang ga menemani?"

Setelah melintasi samudera ternyata... aku mendapati pertanyaan yang sama dari orang yang berbeda negara. Sebutlah warga Filipina, perawat asisten DSOG-ku. Dia bertanya; "Did your mama accompany you here?"
Begitu pula halnya tetangga yang orang Pakistan yang berkomentar kepada suamiku ketika diceritakan bahwa kami cuma berdua dan orang tua kami tidak ke sini. "Why you donot tell me when your wife got delivery. I can send my wife to help your wife."
Ternyata... ini adalah universal culture. Ma syaa Allah... Aku baru tau... Hee...

Tapi memang ada kondisi di mana jarak dan administrasi membatasi. Semisal, pengurusan visa yang ribeeett dan lain sebagainya. Hal tersebut membuat prosesi mengundang orang tua menjadi sulit. Dan banyak di antara teman-teman di sini yang memilih untuk menghadapi prosesi mendebarkan ini hanya berdua saja.

Bagi yang melahirkan anak kedua, mungkin sudah dibekali pengalaman. Tapi untuk yang baru menjadi newmom, aku dan banyak teman-teman di sini yang kondisinya sama memang membutuhkan ekstra belajar...
Dan alhamdulillaah saling support antara suami dan istri membuat lebih enjoy menjalaninya. Sambil belajar. Ya, sambil belajar sambil mengaplikasikannya.

Alhamdulillaah... setiap kesulitan pasti ada kemudahannya... Dan itulah janji Allah...
:)

Apa saja tips nya?
Hehehe.. mungkin ini adalah hal-hal yang sederhana... Tapi, in syaa Allah bisa dipraktekan.

1. Berdo'a kepada Allah agar diberikan kesabaran dan kekuatan serta dijadikan orang tua yang amanah
2. Saling support dan menguatkan antara suami dan istri
3. Pelajari! Baca! Baca! Dan Baca! Apalagi fasilitas untuk mencari informasi saat ini sangatlah mudah. Contohnya : Salah satu aplikasi dari baby centre menurutku sangatlah baguuss utk newmom sepertiku. Sila search "my baby today"
4. Bergabung dengan komunitas ibu-ibu yang memungkinkan kita untuk saling share dan saling bertukar cerita baik secara online maupun offline

Smoga bermanfaat
Dan jangan lupaaa, Semangaaaatt being a new mom ^___^

    2 Comment

Ketika di ruang rawat selama 5 hari, pertanyaan yang paling sering aku dengar dari para perawat (dan kadang juga dokter) adalah;
"What is your nasionality, Madam?"
Atau,
"Are you Philipine or Malaysia?"
Tentu dengan segera aku jawab, "I'm Indonesia". Proud to be Indonesian.
Pertanyaan susulan,
"Are you working here?"

Okeeh...
Pertama, aku agak rada geli gimana gituh yaa dipanggil "Madam".
Lebih lengkapnya begini, "Madam Fathelef" begitu mereka memanggilnya.
Madam?
Hahay... masi berasa jiwa anak mudanya yang sedikit keberatan dipanggil madam. Aku kan baru 17 tahun plus. Ciyeeehhh... Plusnya 10 tahun :P
Madam itu koq kesannya nyonya-nyonya usia empat puluhan yaak? Xixixixixi...
Sama seperti agak geli gimana gituh dipanggil "nyonya". Sekali lagi, aku kan masi anak mudaaa. Halaaaah..
#abaikan!
Lama-lama akhirnya terbiasa juga. Wes lah... Kapan lagi tho yaa dipanggil "Madam".
*ngakak mode ON :P

  Tuesday, October 21, 2014   0 Comment

Apa dopping ASI yang paling populer di Indonesia?
Hampir semua orang bilang rebusan daun Katuk. Sudah jadi rahasia umum dan hampir semua orang di berbagai belahan bumi Indonesia akan menjawab hal yang sama.

Nah, di Indonesia memang sangat mudah memperoleh daun katuk. Bertebaran di mana-mana. Mudah ditemukan di pasar-pasar tradisional. Tapi, di Saudi daun katuk adalah barang langka. Setidaknya, sampai detik ini aku belum pernah menjumpai si daun katuk. Jadi gimanaaa iniiihh? Hehehe...

Pas silaturrahim idul adha di rumah salah seorang WNI di Riyadh (eh apa udah pindah kewarganegaraan yaa? :D) yaitu mba Dana yang sebelumnya tinggal di Toronto, Canada, kita bercerita-cerita soal ASI karena banyak newborn baby dan para bumil, ehehehehe... Nah, mba Dana cerita kalau dulu di Toronto, tetangganya yang orang Korea menceritakan bahwa tradisi tradisional di Korea, jika ingin doping ASI mereka mengkonsumsi sop Rumput Laut kering. Dry seaweed soup. Dan setelah dicobakan ternyata alhamdulillaah sangat manjur untuk meningkatkan produksi ASI.

Pada hari pertama hingga ketiga, sangat sedikit ASI aku. Bahkan nyaris ga ada. Pumping di hari kedua pasca melahirkan malah ga sampai 1 ml... how sad...
Aku teringat akan cerita tentang dry seaweed. Akhirnya, di hari keempat, suami ke salah satu mini market Korea di area Olaya. Alhamdulillaah nemu dry seaweed nya. Alhamdulillaah...

Prosesi masaknya adalah terlebih dahulu direndam kira-kira 1 jam sampai mengembang lalu dimasak semacam soup gitu. Dry seewed nya cuma direbus dengan air dan garam saja.
Rasanya? Hihi.. to be honest memang ga seenak soup iga... :P
Tapi aku sudah bertekad untuk menghabiskannya.

Alhamdulillaah ternyata dry seaweed nya manjur... Produksi ASI meningkat. Alhamdulillaah... nemu juga pengganti daun katuk di sini...
:)

Bagi kamu yang butuh doping ASI, sepertinya sop dry seaweed layak dicoba...
^_^

Happy breastfeeding,
Happy motherhood
<3

    1 Comment

Alhamdulillaah tsumma alhamdulillaah. Tiada kata yang patut terungkapkan selain segenap kesyukuran kehadirat-Nya atas segenap curahan nikmat dari-Nya. Begitu banyak nikmat-Nya tercurah tapi tetap saja manusia sering berkeluh kesah. Astaghfirullaah lii walakum...

Miracle...
What'a an amazing thing...
Sungguh sesuatu yang tak terdugakan. Mengharukan. Dan tak terlukiskan lewat rangkaian diksi.

Blogger Blogger Blogger Blogger Blogger Blogger

Sekapur Sirih

Assalaamu’alaykum

Trima kasih yaah Teman-teman, saudara saudari sekalian telah berkunjung ke blog diriku ini.Aku hanya ingin memungut yang terserak…. Mencoba mengambil sedikit pelajaran dari setiap peristiwa hidup.

Selamat membaca yah. Semoga ada hikmah yang bisa dipetik dari blog ini

Sekelumit Tentang Fathel

Hmm...sebenarnya diriku bukanlah siapa-siapa. hehe. hanya sedikit mencoba menaklukkan tantangan kehidupan. Jiaaahh...

selengkapnya tentang diriku di sini...

Info