. Fathu Alvi!

Fathu Alvi!

  Tuesday, October 21, 2014   0 Comment

Apa dopping ASI yang paling populer di Indonesia?
Hampir semua orang bilang rebusan daun Katuk. Sudah jadi rahasia umum dan hampir semua orang di berbagai belahan bumi Indonesia akan menjawab hal yang sama.

Nah, di Indonesia memang sangat mudah memperoleh daun katuk. Bertebaran di mana-mana. Mudah ditemukan di pasar-pasar tradisional. Tapi, di Saudi daun katuk adalah barang langka. Setidaknya, sampai detik ini aku belum pernah menjumpai si daun katuk. Jadi gimanaaa iniiihh? Hehehe...

Pas silaturrahim idul adha di rumah salah seorang WNI di Riyadh (eh apa udah pindah kewarganegaraan yaa? :D) yaitu mba Dana yang sebelumnya tinggal di Toronto, Canada, kita bercerita-cerita soal ASI karena banyak newborn baby dan para bumil, ehehehehe... Nah, mba Dana cerita kalau dulu di Toronto, tetangganya yang orang Korea menceritakan bahwa tradisi tradisional di Korea, jika ingin doping ASI mereka mengkonsumsi sop Rumput Laut kering. Dry seaweed soup. Dan setelah dicobakan ternyata alhamdulillaah sangat manjur untuk meningkatkan produksi ASI.

Pada hari pertama hingga ketiga, sangat sedikit ASI aku. Bahkan nyaris ga ada. Pumping di hari kedua pasca melahirkan malah ga sampai 1 ml... how sad...
Aku teringat akan cerita tentang dry seaweed. Akhirnya, di hari keempat, suami ke salah satu mini market Korea di area Olaya. Alhamdulillaah nemu dry seaweed nya. Alhamdulillaah...

Prosesi masaknya adalah terlebih dahulu direndam kira-kira 1 jam sampai mengembang lalu dimasak semacam soup gitu. Dry seewed nya cuma direbus dengan air dan garam saja.
Rasanya? Hihi.. to be honest memang ga seenak soup iga... :P
Tapi aku sudah bertekad untuk menghabiskannya.

Alhamdulillaah ternyata dry seaweed nya manjur... Produksi ASI meningkat. Alhamdulillaah... nemu juga pengganti daun katuk di sini...
:)

Bagi kamu yang butuh doping ASI, sepertinya sop dry seaweed layak dicoba...
^_^

Happy breastfeeding,
Happy motherhood
<3

    0 Comment

Alhamdulillaah tsumma alhamdulillaah. Tiada kata yang patut terungkapkan selain segenap kesyukuran kehadirat-Nya atas segenap curahan nikmat dari-Nya. Begitu banyak nikmat-Nya tercurah tapi tetap saja manusia sering berkeluh kesah. Astaghfirullaah lii walakum...

Miracle...
What'a an amazing thing...
Sungguh sesuatu yang tak terdugakan. Mengharukan. Dan tak terlukiskan lewat rangkaian diksi.

  Wednesday, October 08, 2014   0 Comment

Jalan pagi (dan sekarang malam) sekitar lima keliling di taman belakang adalah rutinitas yang kami jalani dalam minggu-minggu terakhir ini. Dan kadang lima keliling terasa sangat jauh. Padahal kalo jalan di mall, berasa nda begitu capek yaaa? Hihihi... Ini adalah ledekan dari seseorang niih... :P

Untuk mengatasi yang terasa sangat jauh itu, kita membuat permainan-permainan yang kira-kira akan membuat rutinitas jalan lima keliling terasa dekat dan mengalihkan perhatian dari menghitung jumlah keliling. Hihi...

Permainan kali ini, idenya muncul dari suamiku tercinta yang dibuat sendiri. Bukan nyontek dari permainan yang sudah ada. Hehe... The power of creativity ini mah namanya. Proud of him. :)
Pada mulanya, permainannya terlihat sangat simple ketika pertama kali suamiku menjelaskan rules nya. Hanya menyambungkan kombinasi huruf dan angka tiap langkah yang kita tempuh. Pemain yang pertama menyebutkan angka 1 di langkah pertama. Lalu di langkah kedua dan ketiga pemain kedua menyebutkan huruf A dan angka 2. Selanjutkan kembali ke pemain pertama menyambungnya dengan angka 3 dan huruf B di langkah keempat dan kelima. Lanjut ke pemain kedua menyebutkan angka 4 dan huruf C. Begitu seterusnya. Rules awal kita hanya sampai huruf E. Setelah both of us saling memahami rules nya, permainan ANGKA, HURUF, dan LANGKAH pun dimulai.

Meski terlihat simpel, tapi nyatanya setelah dilakukan; tak sesimpel yang kita bayangkan. Kerap kita melakukan kesalahan. Bahkan setelah kita melewati satu keliling taman (satu keliling setelah kita hitung sekitaran 350-400 langkah. Hihi... niat banget yaak ngitung?? Ya bukaaan! Ini adalah permainan kita sebelumnya. Sebelum permainan yang aku ceritakan di sini. Hehe). Nah, ternyata setelah melewati sekian ratus langkah, permainan yang sebenarnya cuma butuh 10 langkah untuk 1 circle itu pun belum berhasil dengan perfect. Bahkan untuk 2 circle saja sekali pun.

Ternyata, kuncinya adalah konsentrasi penuh! Jika kita berkonsentrasi untuk melakukan permainan ini, maka in syaa Allah memang simpel. Tapi jika kurang berkonsentrasi, sesuatu yang terlihat begitu simpel dan sederhana, akan menjadi sulit, seberapa simpel pun kita memandangnya.

Permainan ini mengajarkan kita tentang arti pentingnya konsentrasi dan kesungguhan. Berkonsentrasi dan bersungguh-sungguh. Bukan hanya soal permainan tapi juga soal banyak hal dalam hidup ini. Jangan pernah memandang remeh sesuatu yang terlihat simpel dan sederhana. Selama kita tidak berkonsentrasi dan bersungguh-sungguh, yang simpel dan sederhana itu pun akan menjadi sulit.

:)

  Wednesday, October 01, 2014   0 Comment

No pict bukan berarti hoax yaa... ehehehe... berkebetulan pas menulis ini hape lagi lobet... jadinya aye kaga bisa moto-moto dah... Oh iyaa ini cuma sekedar cerita lepas sahajaa. Hihi... :D

Ceritanya ada tawaran menarik dari suamiku tercintaa nih. "Mau makan di luar ga? Sila pilih di mana ajaa..."
Asyiiiik...
Emang udah agak lama kita berdua ga makan di luar. Hehe... Apalagi sejak si restoran Rindu Alam tutup sementara karena mang mang nya pada mudik.

Nah... kalo saat ini kita sedang berada di Indonesia, tawaran makan ini akan sangaaaaaatt menggiurkan. Udah kebayang di pelupuk mata makanan semacam sate padang, kwetiau, bakmi, pecel ayam, bubur ayam, iga bakar, ayam kalasan, dan sederet makanan yang bikin ngiler lainnya. Kalo di sini... hiks... tidak banyak menu pilihan. Apalagi aku lagi anti ama menu-menu lokal, atau menu-menu negara lainnya. Kadang justru dari pada makan di luar lebih baik bikin sendiri... hehehe...

  Monday, September 22, 2014   0 Comment

Kapan yaa aku terakhir makan batalam alias bajamba? Hee...
Salah satu hal yang "menakjubkan" di wisma dulunya adalah makan batalam alias makan bajamba kalo pake istilah minangnya. Makan di satu "talam" bersama-sama (semacam nampan besar gitu).
Makan bajamba selalu terasa menyenangkan dan mengenyangkan. "Banyak Habih, Saketek Sampai", itu mottonya. Banyak ludes, sedikit cukup. Hehe...

Makan Bajamba di Wisma Hurriyah, 2009
Nah, ternyata makan bersama semacam ini juga ada di negeri Arab sini. Jika makan di resto tertentu yang menyediakan fasilitas lesehan gitu, sebagian ada juga yang menyediakan satu porsi makanan dengan nampan besar kayak 'talam' gitu. Tapi gak tau yaah itu porsi makan buat satu orang atau lebih. Abisnya porsi makan orang sini ampun-ampunan. Hihihi....

Nah, suatu ketika (karena kita punya nampan alias talam yang ukurannya besar sekitar 2x lipat ukuran piring biasa), tercetus ide untuk mengulangi episode makan bajamba. Kali ini bukan bersama akhwat sewisma melainkan bersama suami tercinta. Cuma berdua saja. Uhuuy... Dan ma syaa Allah, makan berasa lahaaaaaapppp pake banget. Alhamdulillaah...


Buat kamu yang lagi mencari trik-trik untuk beromantis-ria sama suami, ada baiknya trik 'makan bajamba' ini dicoba. Hemat. Ga perlu candle light dinner di resto mahal yang hasilnya belum tentu sebaik makan bajamba ini. Sangat berkualitas. Karena fully homemade. Selain meningkatkan kedekatan bersama pasangan, makan bajamba ini juga ternyata sangat men-trigger nafsu makan. Hehe. Apalagi untuk yang BB nya susah naik. Cucook banget dah buat akuuh yang lagi hamil jalan 8 bulan tapi berat badan baru naik 3 kg. Hehehehe...
wokeeeehh, let's try it at home... \(^__^)/

==========

Dari Wahsyi bin Harb r.a bahwa sahabat Rasulullah SAW berkata : "Wahai Rasulullah, sesungguhnya kami makan tetapi kami tidak kenyang", beliau bersabda: "Kemungkinan kalian makan berpisah (masing-masing)", mereka berkata : "Benar", beliau bersabda: "Makanlah kalian bersama atau kumpulkan makanan kalian dalam satu nampan, kemudian makanlah bersama, lalu ucapkanlah bismillah, niscaya makanan kalian akan diberkahi. (HR. Abu Daud) [Riyadhus-shalihin Hadits nomor 743 BAB MAKAN]

Blogger Blogger Blogger Blogger Blogger Blogger

Sekapur Sirih

Assalaamu’alaykum

Trima kasih yaah Teman-teman, saudara saudari sekalian telah berkunjung ke blog diriku ini.Aku hanya ingin memungut yang terserak…. Mencoba mengambil sedikit pelajaran dari setiap peristiwa hidup.

Selamat membaca yah. Semoga ada hikmah yang bisa dipetik dari blog ini

Sekelumit Tentang Fathel

Hmm...sebenarnya diriku bukanlah siapa-siapa. hehe. hanya sedikit mencoba menaklukkan tantangan kehidupan. Jiaaahh...

selengkapnya tentang diriku di sini...

Info