. Fathu Alvi!

Fathu Alvi!

  Wednesday, October 01, 2014   0 Comment

No pict bukan berarti hoax yaa... ehehehe... berkebetulan pas menulis ini hape lagi lobet... jadinya aye kaga bisa moto-moto dah... Oh iyaa ini cuma sekedar cerita lepas sahajaa. Hihi... :D

Ceritanya ada tawaran menarik dari suamiku tercintaa nih. "Mau makan di luar ga? Sila pilih di mana ajaa..."
Asyiiiik...
Emang udah agak lama kita berdua ga makan di luar. Hehe... Apalagi sejak si restoran Rindu Alam tutup sementara karena mang mang nya pada mudik.

Nah... kalo saat ini kita sedang berada di Indonesia, tawaran makan ini akan sangaaaaaatt menggiurkan. Udah kebayang di pelupuk mata makanan semacam sate padang, kwetiau, bakmi, pecel ayam, bubur ayam, iga bakar, ayam kalasan, dan sederet makanan yang bikin ngiler lainnya. Kalo di sini... hiks... tidak banyak menu pilihan. Apalagi aku lagi anti ama menu-menu lokal, atau menu-menu negara lainnya. Kadang justru dari pada makan di luar lebih baik bikin sendiri... hehehe...

  Monday, September 22, 2014   0 Comment

Kapan yaa aku terakhir makan batalam alias bajamba? Hee...
Salah satu hal yang "menakjubkan" di wisma dulunya adalah makan batalam alias makan bajamba kalo pake istilah minangnya. Makan di satu "talam" bersama-sama (semacam nampan besar gitu).
Makan bajamba selalu terasa menyenangkan dan mengenyangkan. "Banyak Habih, Saketek Sampai", itu mottonya. Banyak ludes, sedikit cukup. Hehe...

Makan Bajamba di Wisma Hurriyah, 2009
Nah, ternyata makan bersama semacam ini juga ada di negeri Arab sini. Jika makan di resto tertentu yang menyediakan fasilitas lesehan gitu, sebagian ada juga yang menyediakan satu porsi makanan dengan nampan besar kayak 'talam' gitu. Tapi gak tau yaah itu porsi makan buat satu orang atau lebih. Abisnya porsi makan orang sini ampun-ampunan. Hihihi....

Nah, suatu ketika (karena kita punya nampan alias talam yang ukurannya besar sekitar 2x lipat ukuran piring biasa), tercetus ide untuk mengulangi episode makan bajamba. Kali ini bukan bersama akhwat sewisma melainkan bersama suami tercinta. Cuma berdua saja. Uhuuy... Dan ma syaa Allah, makan berasa lahaaaaaapppp pake banget. Alhamdulillaah...


Buat kamu yang lagi mencari trik-trik untuk beromantis-ria sama suami, ada baiknya trik 'makan bajamba' ini dicoba. Hemat. Ga perlu candle light dinner di resto mahal yang hasilnya belum tentu sebaik makan bajamba ini. Sangat berkualitas. Karena fully homemade. Selain meningkatkan kedekatan bersama pasangan, makan bajamba ini juga ternyata sangat men-trigger nafsu makan. Hehe. Apalagi untuk yang BB nya susah naik. Cucook banget dah buat akuuh yang lagi hamil jalan 8 bulan tapi berat badan baru naik 3 kg. Hehehehe...
wokeeeehh, let's try it at home... \(^__^)/

==========

Dari Wahsyi bin Harb r.a bahwa sahabat Rasulullah SAW berkata : "Wahai Rasulullah, sesungguhnya kami makan tetapi kami tidak kenyang", beliau bersabda: "Kemungkinan kalian makan berpisah (masing-masing)", mereka berkata : "Benar", beliau bersabda: "Makanlah kalian bersama atau kumpulkan makanan kalian dalam satu nampan, kemudian makanlah bersama, lalu ucapkanlah bismillah, niscaya makanan kalian akan diberkahi. (HR. Abu Daud) [Riyadhus-shalihin Hadits nomor 743 BAB MAKAN]

  Thursday, September 18, 2014   0 Comment

Pagi menjelang siang di Rabu nan cerah yang mulai peralihan musim, dengan penuh semangat berjibaku di tempat area kekuasaan : dapur. Hehe....
Niat hati mau masak ayam dan tahu balado serta balacan kangkung. Jadinya entah apaa... -_-"
Nyeseek bangeeet hiks...

Suamiku tercinta paling suka kalo ayam gorengnya dengan cita rasa Padang banget. Hehe... Yang bumbunya resap gituuh. Nah, untuk bisa mencapai keresapan bumbu yang pas (hasyaaaahhh... bahasanyeee...), biasanya ada tahapannya. Ayam dibersihkan, bumbu dihaluskan. Lalu ayam dan bumbu dicampurkan hingga seluruh bagian terluar dari potongan ayam terlumuri bumbu. Kemudian didiamkan selama 6 jam. Hee... kadang kaga sempat juga sih nunggu sampai 6 jam... Minimal 1 jam dah. Tapi menurut pengalamanku, 6 jam waktu yang pas untuk meresapnya bumbu. Karena protein ayam (maupun daging kalo kamu masak daging) belum terdenaturasi dengan adanya pemanasan, maka memudahkan si bumbu untuk menelusup ke celah-celah daging. Ssttt... ini pengalamanku saja dan kesimpulannya hanya berdasar kepada sesuatu yang semi experimental. Hahaahaa... bahasa apaah iniiih...

  Tuesday, September 16, 2014   0 Comment

Sebelum berhasil membuat web nya, to be honest aku sama sekali ga ngerti yang namanya dunia per-web-an. Aku ga ngerti itu apa gunanya hosting (trus ada local hosting pula yang bikin lebih bingung), hehe. Aku tau sih domain itu apa tapi sekedar tau doang. Dulu, malah ga ngerti tuh domain itu ama hosting bedanya apa? Wakakakakaka...

  Friday, September 12, 2014   4 Comment

Suatu malam, aku dan suami ke optik dan kemudian mampir di Tamimi Market. Sebenarnya tujuan utamanya cuma buat beli susu hi-calcium. Tapi kemudian aku ingat, bahwasannya stock telur di kulkas sudah habis. Akhirnya aku juga membeli satu tray telur isi 30 pcs. Nah, pas ngebawa telur menuju mobil, aku memegangi telur itu dengan dua tangan. Tapi pas nyampe di apartemen, entah kenapa aku cuma memegang telurnya dengan satu tangan (di tray telurnya ada semacam gantungan dari plastik yang memungkinkan untuk membawa telur dengan 1 tangan saja). Biasanya, aku selalu membawa telur dengan dua tangan. Tapi lain cerita malam itu. Apalagi jarak parkiran di basement dengan lantai dasar tidaklah jauh, jadi aku pikir tak mengapa.


Tiba-tiba,
"Braaak...."
Satu tray telur berguling ke lantai. Aku cuma bisa menatap telur-telur itu dengan speechless. Ada 30 butir telur yang berserakan di lantai dan sebagian besar dari mereka pecaaah mengeluarkan isinya. Hanya sekitar 7 telur yang bisa disealamatkan dan itu pun dalam kondisi retak yang harus sesegara mungkin diamankan untuk menghindari potensi inkubasi bakteri (karena telur adalah media pembiakan yang nyaman untuk bakteri pada suhu ruang).
telur
Speechless sih liat telur begitu banyaknya berserakan di lantai. Hiks...
Tapi, ada hikmah di balik semua itu. Ada pelajaran di balik semua itu.

Blogger Blogger Blogger Blogger Blogger Blogger

Sekapur Sirih

Assalaamu’alaykum

Trima kasih yaah Teman-teman, saudara saudari sekalian telah berkunjung ke blog diriku ini.Aku hanya ingin memungut yang terserak…. Mencoba mengambil sedikit pelajaran dari setiap peristiwa hidup.

Selamat membaca yah. Semoga ada hikmah yang bisa dipetik dari blog ini

Sekelumit Tentang Fathel

Hmm...sebenarnya diriku bukanlah siapa-siapa. hehe. hanya sedikit mencoba menaklukkan tantangan kehidupan. Jiaaahh...

selengkapnya tentang diriku di sini...

Info