Takaran Ujian

Ya begitulah...
Kadang kita lupa bersyukur atas segenap nikmat-Nya.
Dan kadang pula "sentilan kecil" dari Allah-lah yang justru mengembalikan kesadaran kita tentang kesementaraan dunia. Tentang arti bersabar dan tawakkal kepada-Nya.

Ujian.
Ya ujian.
Pastilah sebatas kemampuan hamba-Nya semata.

Setiap orang pasti diberikan ujian di mana kadarnya sudah ditakar sesuai kemampuannya. Jadi, ujian-ujian itu, pastilah sesuatu yang SANGGUP untuk dipikul. Pasti takkan melebihi walau hanya sebesar biji zarrah. Yang lebih pasti adalah... bahwa segala sesuatu ADA HIKMAH yang menyertainya. Segala kesulitan, ada kemudahan yang membersamainya...

Semoga ujian menjadikan kita lebih dekat dengan-Nya, dan menjadikan penyadaran buat diri kita... untuk senatiasa meluruskan niat, memperbaiki segala amalan, meningkatkan kualitas dan kuantitasnya serta memperbanyak munajah dengan penuh kekhusyu'an kepada-Nya.

=====
Terima kasih, Cinta...
Saat ujian menerpa, semoga kita semakin berdekapan lebih erat, saling menguatkan.
Terima kasih, Cinta...
atas segenap supportnya...
I know, I'm the luckiest wife in the world... Alhamdulillaah tsumma alhamdulillaah...

0 Comment:

Post a Comment

Tafadhol, jika ada pendapat lain, masukan, tambahan, kritikan dan saran, hehe, ayuuh... di kasi comment...^^
(jangan lupa pilih salah satu profil yg koment yah. biar termoderasi. jangan anonim. okeh? ^^)