Salah Satu Kunci Sukses Berbisnis Online

Ahhh, judulnya sotoy pake banget yaaah... :D :P
Orang aju belum mulai. Hehe... Tapi anggaplah ini diliat dari sudut pandang aku sebagai pelanggan/pembeli.

Okeeh dimulai dari kronologis ketika aku memesan jilbab online. Sejujurnya, aku ga begitu suka belanja online (kecuali ke teman yang sudah dikenal dan pernah tau barangnya kayak gimana). Kenapa? Karena ga bisa liat langsung barangnya. Kalau beli offline, kan bisa liat dan bisa ngerasain feelingnya cucok apa enggak. Jadi kalau kita ga suka, ya tinggal ditinggal. Hehe. Simple kan alasannya. Naah, kalau berbelanja online, kita cuma bisa liat dari foto. Dan kebanyakan foto itu ada "efek pembagusan" nya.. :D
Maklum aku kan tukang edit foto... wkwkwkwk...
Sering kali belanja online yang kita terima tak seindah yang difoto. Nah kalo pas ta'aruf tak seindah yang di foto gimanaa? Wkwkwkwk... peaceeee... :D
(Cateet: akuh ga photoshop-ed foto ta'aruf aku lho yaa. Jangan pada suudzon :P )

Tapiii, karena berdomisili jauh di seberang samudera Hindia dan butuh sesuatu yang hanya ada di indonesia, mau ga mau belanja online jadi pilihan. Ya, akhirnya sedikit menggeser paradigmaku soal belanja online. Yaa, aku mulai tertarik dengan belanja online tapi sekali lagi buat barang-barang yang ga available di Riyadh dan buat barang yang di Riyadh harga nya ga make sense bangeet. Yihuuiii... Terakhir belanja di bukalapak.com (di mana si foundernya adalah teman angkat suamiku tercinta waktu kuliah dulu, dan itu pula alasan aku mau berbelanja di bukalapak), alhamdulillaah cukup memuaskan. Hehe...

Naah, kembali ke cerita jilbab. Ceritanya, aku beli ke (sebutlah akhwat X). Jilbab dengan spesifikasi begini dan begitu. Tapiii, begitu sampai di tangan, ternyata... disappointed... *nangisgulingguling... Masalahnya, panjang dan lebarnya tidak sesuai dengan yang tercantum difoto. Hiks...  Mana belinya lumayan banyak lagii. Huhuhu...

Alhamdulillaah 'ala kulli haal... Pelajaran berharga buat aku jadinya... ^_^
Sebagai orang yang mulai interest dengan bisnis online (walaupun belum sepenuhnya memulai... masi nyari-nyari yang pas di hati. Ahayyy...), aku dapat pelajaran berharga tentang salah satu kunci sukses berbisnis online selain memperbanyak sedekah. Yaitu, menjaga kualitas produk dan jangan sekali-kali MENGECEWAKAN Pelanggan, apalagi pelanggan pertama.

Percayalah, kepercayaan costumer adalah intangible value yang mungkin lebih berharga dari keuntungan yang kita peroleh ketika kita mengecewakam pelanggan. Maksudnya begini, misal gegara ingin dagangan kita segera laku, ketika ada yg memesan tidak sesuai dengan spesifikasi yang kita tampilkan lalu tetap kita kirim barang tersebut dengan harapan dapat untung dari penjualan itu dan ada turn over barang, sesungguhnya kita sebenarnya sedang merugikan diri kita sendiri. Bisa saja kita untung dari penjualan itu (misal karena barang tak bisa di-refund), tapi kita kehilangan sesuatu yang lebih berharga: kepercayaan pelanggan.

Ketika seseorang sudah ga percaya lagi, maukah ia balik membeli di kita? Ya pasti enggak kan yaaa... Ditambah lagi di era digital yang segala informasi dengan gampangnya menyebar layaknya viral;
Di post di fb misalnya. Nah lho, teman se-FB nya ntar pada ilfil juga kaan? Minimal teman se-gank atau tetangganya tau ceritanya. Maklum, kalo emak2 kan suka embeer, curcol kemana-mana. Nah looh... coba hitung, sudah berapa orang kita kehilangan calon pelanggan? Dan berapa kerugian kita? Ga sebanding deeh dengan untung yang kita terima ketika menjual kepada costumer yang kita kecewakan.

Sebaliknya, ketika kita memperhatikan hal sepenting kepercayaan pelanggan kita akan rasakan banget the power of mouth itu. "Eh aku butuh jilbab yg begini nih. Ada rekomendasi gaa?" Kalo kita adalah penjual yang terpercaya dan menjaga kualitas produk, orang takkan segan merekomendasikan kita, "beli di sini ajah. Aku udah beli lho. Bagus bangeeet...", nah nambah pelanggan kaan? Apalagi kalo posting di FB, temen-temen se-FB nya si costumer setidaknya akan mengenal kita kaan? Di IG juga misalnya... Itu adalah intangible value yang menurutku lebih berharga dari uang.

Okeeh, ini hanya sudut pandang seorang pembeli qiqiqi. Semoga bermanfaat buat yang lagi dagang online, buat aku terutama. ^_^

0 Comment:

Post a Comment

Tafadhol, jika ada pendapat lain, masukan, tambahan, kritikan dan saran, hehe, ayuuh... di kasi comment...^^
(jangan lupa pilih salah satu profil yg koment yah. biar termoderasi. jangan anonim. okeh? ^^)