هذه نعمة | Ini Nikmah

Suatu ketika ada acara tatsqif dan dukungan buat paslon nomor 3 untuk DKI Jakarta dari Riyadh. Jangan lupaaa yaa yang di jakarta pilih Anies Sandi, in shaa Allah untuk Jakarta lebih Baik. (ngiklan duluuu... 😁). Nah pas acara tersebut, biasalah ada sesi makan-makannya. Setiap acara apapun memang di sini selalu ada sesi lunch nya, dari kita untuk kita. Kita yang masak, kita yang makan. Hehe...

Pas lagi ngumpul makan-makan, salah satu teman kami nyeletuk, "ehh ini sisa tempe balado siapa? Yuk kita habiskan..." ketika melihat ada sisa tempe di sebuah piring yang entah punya siapa (yang jelas tak satupun di antara kami merasa memiliki piring tersebut).
Semua melongo menatap si teman dengan tatapan tak mengerti. Mungkin sama-sama ngebatin, "ngabisin sisa orang yang ga jelas punya siapaa.. Aahh.. Masaaaa.."

Sepertinya teman kami itu mengerti keheranan kami. Lalu ia melanjutkan. "Jadi begini ceritanya buibu..." katanya. "ada temanku di Daar (sekolah bahasa arab. Red) yang berasal dari Afrika. Ketika itu di dekatku ada kentang goreng (fries yang biasa temen makannya broasted atau burger itu lohh) yang berserakan di lantai. Dia bertanya apakah itu punyaku. Aku menjawab tidak. Dia menanyakan kepada yang lain. Yang lain pun menjawab bukan punya dia. Akhirnya dia mengumpulkan kentang goreng itu sambil berkata,"limadzaa??limadzaa?? Hadzihi ni'mah! Sambil kemudian memakan kentang yang berserakan di lantai itu.

Aku langsung tercenung. Teman Afrika itu berkata, "kenapa?? Kenapa(membuang-buang makanan. Red). Ini nikmat (dari-Nya).
Iyap! That's the point!
Mencoba menerawang jauh... Jauhh ke belakang. Mencoba menghitung entah berapa makanan yang pernah terbuang. 😨
Kenapa aku begitu mudah 'membuang' makanan. Makanan nyisa lalu disimpan di kulkas. Lupa. Lalu pada akhirnya berakhir di tempat sampah. Astaghfirullaah... Padahal, di belahan bumi sanaa...,banyak yang kelaparan. Sungguh ini adalah nikmat dari-Nya!

Semenjak itu, aku dan suami selalu berseru "Hadzihi ni'mah!" ketika melihat ada makanan yang nyisa. Berusaha menghabiskan semua makanan sehingga tidak ada yang bersisa. Semoga Allah ampuni kemubadziran lalu dan semoga kedepan, tidak ada lagi kemubadziran. Ingatlaaah... HADZIHI NI'MAH!

0 Comment:

Post a Comment

Tafadhol, jika ada pendapat lain, masukan, tambahan, kritikan dan saran, hehe, ayuuh... di kasi comment...^^
(jangan lupa pilih salah satu profil yg koment yah. biar termoderasi. jangan anonim. okeh? ^^)