Gen Kebaikan dan Keburukan


Belajar ekpressi gen adalah hal yang sangat menarik bagiku. Iyaahh, menarik. Pokonya sesuatu yang bernuansa molecular itu, serumit apapun mempelajarinya, tetap saja sesuatu yang menarik. Bahkan menantang! Hehe…

Di blog ini, yang bukanlah blog yang membahas masalah-masalah saentifik, tentulah aku tak akan membeberkan panjang lebar soal dunia molecular. Karena, blog ini khusus bercerita sesuatu yang ringan-ringan sahaja. Seperti snack yang bisa dikunyah sambil mengendara. Ups!
Tapi, ini berkaitan dengan molecular yang menarik itu. Tentang gen dan ekpressinya. Adanya kehidupan kita, adanya regulasi segala system homeostasis (haha, istilah apaah iniiih? Hihi….), sungguh tak terlepas dari untaian gen yang ada di setiap sel tubuh kita. Masing-masing sel, memiliki seperangkat kromosom (22 pasang autosom dan sepasang kromosom khusus yang bertanggung jawab terhadap sifat laki-laki atau perempuan). Di manapun selnya, apakah hanya sehelai rambut ataupun kuku, tetap membawa ke-23 pasang kromosom itu. Tapi, mengapa hanya sebagian yang ter-ekspressikan? Nah, di sinilah letak sesuatu yang luar biasa itu…

Hemm,,,bagaimana cara menyederhanakan pembahasannya? Sebab, aku yakin, jika bukan orang-orang dengan basic saintifik, bahasa-bahasa begini menjadi aneeh. Hehe…  Wong, aku yang anak farmasi saja tak kalah dibuat bingung. Sebab, katanya sih belajar molecular ini adalah sesuatu yang berat. Aku saja—yang notabene punya basic molecular dikit-dikit karena penelitianku dulunya molecular, menyiapkan makalahnya dari berbagai jurnal, mesti jungkir balik duluu. Apalagi yang bukan berlatar belakang sains kan yah? Jadi, aku bingung juga sih gimana membahasakannyaa..

Sederhananya begini. Di rambut kita, punya seperangkat gen yang lengkuaaaaapp bangeet. Gen pengkode kulit, gen pengkode otot jantung, gen pengkode darah, gen pengkode hormone, gen pengkode seluruh system kehidupan kita ini ada di rambut juga. Tapi, mengapa di rambut, hanya RAMBUT saja yang muncul? Tidak ada darah, tidak ada jantung dan lain sebagainya, padahal dia membawa gen itu? Jawabannya adalah… karena hanya di bagian rambut saja yang punya PROMOTOR untuk mengekspressi kan gen rambut itu menjadi rambut. Sementara, di rambut, tidak ada PROMOTOR untuk diekspressikannya darah ataupun jantung. Sehingga tidak ada jantung atau darah di rambut. Kebayang nda, kalo di rambut kita ada otot jantungnya? Kebayang nda kalo rambut kita ada darahnya? Heuu….jika rambut kita ada darahnya, mungkin di setiap barber shop dibutuhkan dokter ahli anastesi dan mesti dibius dulu untuk sekedar memotong rambut. Hee… Di sini, terlihat betapa MAHA AGUNG ALLAH. Sungguh, penciptaan-Nya luar biasaaa, sungguh maha besar DIA. Masya Allah, belajar molecular sungguh membuah kita merasa kerdil dihadapan-Nya. Apa yang pantas manusia sombongkan di hadapan Rabb nya? Bahkan tak ada satu system pun yang dapat manusia buat untuk menyamai penciptaan-Nya yang luar biasa… Allahu akbar!

Gen yang diekpressikan ini kemudian memberikan pelajaran kepadaku, kepada kita. Tentang PROMOTOR dan EKSPRESSI. Sungguh, Allah telah memberikan dua gen pada hati kita. Gen-gen kebaikan dan gen-gen keburukan.
“Demi jiwa serta penyempurnaan (ciptaan)nya, maka DIA mengilhamkan kepadanya (jalan) kejahatan dan ketaqwaan. Sungguh beruntung orang yang menyucikannya (jiwa itu)dan sungguh rugi orang yang mengotorinya.” (Qs. Asy-Syam : 7-10)
Sungguh, setiap diri kita, setiap jiwa kita membawa gen kejahatan dan ketaqwaan. Dua-duanya ter-ekspressi secara kompetitif. Jika PROMOTOR kebaikan yang mendominasi jiwa-jiwa kita, maka gen kebaikanlah yang ter-ekspressi. Sebaliknya, jika  PROMOTOR gen kejahatan yang mendominasi jiwa kita, maka kejahatanlah yang ter-ekspressikan. Sungguh, menjadi kebaikan atau kejahatannya ia, tergantung PROMOTOR apakah yang mendominasi hati dan jiwa kita…

Ah, aku menyampaikan ini, bukan karena aku lebih baik, teman. Sungguh, diriku masihlah sangat jauuh. Maka, bersama ini aku mengingatkan diriku sendiri terutama, dan juga kita semua. Agar yang mendominasi hati-hati kita adalah PROMOTOR KEBAIKAN.

0 Comment:

Post a Comment

Tafadhol, jika ada pendapat lain, masukan, tambahan, kritikan dan saran, hehe, ayuuh... di kasi comment...^^
(jangan lupa pilih salah satu profil yg koment yah. biar termoderasi. jangan anonim. okeh? ^^)