SYAKURO, home SWEET...



Tulisan ini special kuhadiahkan buat akhwatifillah yang kusayangi karena Allah, insya Allah…. Mungkin tak dapat kuungkapkan lagi, betapa aku sangat menyayangimu semua, saudariku.

Saudariku,
Perjalanan hidup ini benar-benar teramat sangat berliku. Sungguh, ada banyak warna hidup yg telah kulalui bersamamu. Tidak selalu suka, bahagia, dan canda. Juga ada duka, pergolakan, dan pergesekan, yang dengan penyelesaian di majlis-majlis qta telah membuatnya semakin kecil dan mengkerucut. Sungguh, betapa sangat manis dan indahnya ukhuwah itu. Sangaaaa..t lezaaat.

Dahulu, waktu diriku masih ngekos, gak terbayang bagiku akan bersama-samamu menapaki hari-hari ini. Memang, harus kuakui, ada perbedaan atsmosphier yang begitu signifikan. Ketika aku jalani hidup yg nyaris serba individual, lalu, berpindah kepada kehidupan yg serba ‘bersama-sama’. Dan tahukah dirimu semua, aku benar-benar bersyukur pernah menjadi bagian dari dirimu semua di markas da’wah ini, insya Allah.

Saudariku,
Mungkin aku juga pernah merasa ‘ilfil’ dgn akhwatifillah semua, ketika grafik penurunan itu terjadi pada qta. Ketika wisma sempat bukan lagi menjadi baiti jannati. Mungkin disaat itu, ruhy kita secara bersama-sama mengalami degradasi. Entah karena maksiat, atau banyaknya tugas da’wah yang terlalaikan. Atau, entah karena banyaknya hal-hal laghwu yg mulai menyerang wisma qta. Dan, mungkin juga karena perselisihan kecil karena perbedaan cara pandang, latar belakang kehidupan dan lingkungan yg membesarkan qta sebelumnnya. Atau kesibukan di agenda-agenda kampus. Tidak saling terbukanya qta. Tapi, Alhamdulillah,pasca konsolidasi dan kembali merefresh semua itu, ketika kita kembali membuat perencanaan baru, semua insya Allah mejadi keeping mozaik yang mesti dilemparkan jauh-jauh. Memang, adalah hal niscaya peningkatan dan penurunan itu terjadi, namun benar-benar sangat indah ketika kita berkomitmen untuk kembali memperbaikinya. Saling bergenggaman erat memancangkan visi dan misi, saling mengingatkan, saling menguatkan!

Di balik hal-hal kecil itu, sungguh ada selaksa hal-hal manis yang telah kita lalui. Setiap mengingatnya, satu senyum terukir dibibirku. Aku benar-benar bersyukur pernah mengenal dan pernah menjadi bagian dari dikau semua. Sungguh. Ketika qta saling menguatkan, saling menasehati, saling menopang, saling mengokohkan. Sungguh, ketika akhwatifillah memprotes setiap kesalahan2 itu bahkan mengambil tindakan , bukan atas dasar kebencian, melainkan perhatian dan ‘rasa sayang’ terhadap saudaranya. Tidak men-cuekin saudarinya yang tersalah.

Masih lekang di ingatanku, ketika sama-sama qta menjalankan tugas-tugas mulia itu. Masak sama-sama sampai dini hari or begadang untuk acara lamda. Rapat-rapat persiapan acara sampai latihan nasyid bwt FA sampai jam 3 (sampai-sampai dikira suara hantu oleh tetangga, hehehehe), membuat spanduk sederhana dengan kain panjang, membuat bunga yang ditempelin kertas2 kampanye pemira, membuat bendera Palestine bwt symposium, membuat amunisi. Meski, aku orang yang paling sering ketiduran duluan (hehehe, mohon di’afwankan), tapi, aku berdo’a semoga apa yang akhwatifillah lalukan dicatat Allah sebagai suatu kebajikan dan dibalasi-Nya dengan balasan yang setimpal. Bahkan, wismapun sebagai tempat penampungan sementara bagi adek2 MABA dan teman-teman yg kesurupan. (Wah, pertikaian dan pergolakan serta perjuangan itu benar-benar masih sangat panjang ya?? Waktu yg qta punya tidak lebih banyak dari kerja panjang yang harus kita lakukan ya akhwatifillah. >>semoga Allah sematkan keistiqamahan di dada qta<<) Intinya, Aku benar-benar bersyukur pernah menjadi bagian dari dirimu semua. Semua, insya Allah akan menjadi kenangan indah yg akan kucatat sebagai sejarah dalam perjalananku di kehidupan fana ini. Satu kata untuk dirimu semua, aku mencintaimu karena Allah.


S
pecial untuk :
Kak Sulungku; nyang lagi setress sekarang niy. Hehehehe. Diriku sgt mengerti sekali posisimu saat ini, Kak Sulung. Diriku berdo’a, semoga Allah berikan yg terbaik untukmu. Waduh, gak sabaran lagi nih, mau jadi panitia. Hehehehe. Pokoknya, ongkos ke sana gratisan yahh! Itung2, biaya transport buat panitia(hahaha).
But,…sungguh kisahmu telah memberikan begitu banyak hikmah dan begitu banyak inspirasi, bahwa masih ada ‘kemurnian’ itu ketika aku sempat meragukannya.

Ratih, nyang ‘aneh’ bin ajaib. Hehehe, piss Tih. Ratih yang ‘ilmunya segudang, tempat referensi bagi qta-qta.. Sang pemanjat gunung!

Wewen; adequ yg manis (awas kalo GR, hehehe), ceritamu juga begitu banyak memberi inspirasi sekaligus mengingatkan uni. Carito2 boco apo lay, hahaha. Pokok ‘e qta saling mengingatkan yah ewe. Btw, kapan qta ke singgalang trus pulangnya mampir di es krim Andalas?? ^_^

Mega : mantan my roommate nyang “mengerikan”. Hahaha. Becanda’ Meg! Jazakillah, telah mau mendengarkan keluh kesah diriku dan bersedia ‘dirusak pemandanganmu’ oleh diriku. Hehehehe.

Citra : dek bungsuku...semoga lulus SMNPTN tahun depan, dan menjadi dokter, seperti yg dikau cita2kan

Titi : mujahidah tangguh qta yg satu niy..tetep semangat Ti!! Insya Allah, qta akan berbagi cerita lagi. Btw, selamat memeriksa lembar jawaban ajah dehh.. (waduuh, cape’ deeeh!!)

Dhy : the sibukers qta yg pergi pagi pulang malam. Ati2 lohh, entar tepar lagi!!! Nb : kapan ya dhy, qta k kampus gak telat lagi. Ups, emang ada kuliah yg bareng lagi??? Hehehe, mantang2 tahun akhir niy....

Via : nyang luchu abizzz..., tetep jadi anak baek yah Via...hehehehe

Dewi : my new roommate nyang penuh inpirasi, visi, dan misi. Senang pernah mengenal orang yg penuh semangat sepertimu dedew. Jgn lupa kasi smangat terus sm uni yahh...ehm..program qta kapan jalannya nih dew???



2 comments:

  1. cool keren banget videonya fy apalagi pepatah-petitih nya..duh nyentuh banged..u are the best lah pokoknya

    ReplyDelete

Feel free to accept your comment. Spam comment will be deleted and blocked