Sedikit Demi Sedikit

Hari ini aku agak sedikit kaget ketika mendapati bak mandi belakang tiba-tiba cuma bersisa sedikit saja. Padahal, baru kemarin aku mengisi full bak tersebut setelah dikuras. Seingatku aku hanya menggunakan air di bak itu satu kali, tapi mengapa airnya tinggal sedikit? Apa baknya bocor?

Setalah dilakukan pemeriksaan dengan seteliti-telitinya, ternyata kesalahannya ada pada penutup saluran bak yang tidak tertutup rapat. Akibatnya, setetes demi setetes airnya keluar melalui saluran yang tidak tertutup rapat tersebut dan aku tidak menyadarinya.

Dari bak mandi bocor ini aku menyadari satu hal, bahwa kehilangan sedikit demi sedikit sering kali tidak kita sadari. Apa reaksi kita ketika kehilangan uang satu juta rupiah? Mungki ada berbagai macam reaksi, tapi yang jelas akan ada satu rasa yang disebut dengan kehilangan. Setidaknya kehilangan itu akan sangat berasa.
Namun, apakah kita menyadari jika uang kita hilang seratus demi seratus rupiah? Mungkin tidak berasa. Bahkan jika kehilangan itu berlangsung selama 28 tahun. Selama 28 tahun kehilangan 100 rupiah setiap hari akan sama jumlahnya dengan kehilangan 1 juta dalam sekejap. Tapi, rasanya pasti beda!

Begitulah...
Kadang kelalaian kita (aku terutama) yang sedikit demi sedikit akan membuat kita tidak menyadari bahwa sedikit demi sedikit pula kita menjauh dari-Nya....
Astaghfirullaah...
Ah sungguh, sungguh tak ingin jauh dari-Nya...

0 Comment:

Post a Comment

Tafadhol, jika ada pendapat lain, masukan, tambahan, kritikan dan saran, hehe, ayuuh... di kasi comment...^^
(jangan lupa pilih salah satu profil yg koment yah. biar termoderasi. jangan anonim. okeh? ^^)