Good Boy

Senin malam kami belanja kebutuhan kulkas (lho, kulkas?) Maksudnya bahan makanan alias logistik di Othaim Market. Ini pertama kalinya kami berbelanja di Othaim yang katanya pas hari senin buy 1 get 1 utk sayuran dan buahan. Sedikit mengecewakan karena yang buy 1 get 1 cuma item-item tertentu yang aku kaga minat. Hee...

Dan sangat crowded serta antrian penimbangan sayur dan buah serta kasir yang benar-benar mengular. Puanjaaaaang pake bangeet. Mana belanja si bapak yang antri dua baris di depan kami udah kayak segunung uhud (*lebay bingit). Melihat pemandangan yang bikin miris ini, kami bertekad tidak akan memilih pusat perbelanjaan yang satu ini sebagai tempat belanja rutin meskipun secara lokasi relatif dekat dengan apartemen (kecuali dengan amat sangat terpaksa).

Tapi ada pemandangan yang sangat menarik yang membuat antrian panjang dan penantian yang membosankan menjadi menarik. Tentang bocah laki-laki yang antri di depan kami. A good boy...
Tidak pernah aku jumpai bocah yang kira-kira seumuran kelas 5-6 SD yang begitu "dewasa" dan sangat protektif terhadap ibunya. Sepanjang pengetahuanku (ehh sesingkat ding!)dia hanya berdua dengan ibunya. Proteksinya luar biasa. Ketika ada yang lewat dekat ibunya, si bocah langsung membentangkan tangan dan "menginterogasi" mau ke mana, dan gesture nya mengatakan bahwa tidak boleh mendekati ibunya. Pun ketika trolley kami yang kebetulan kami dorong agak dekat dengan ibunya, si anak langsung menyetop trolley itu dan menahannya. Pokoknya susah dideskripsikan deeh... Intinya... si anak itu benar-benar sosok yang melindungi ibunya. Awesome!

Berkaca pada anak-anak jaman sekarang, bocah seperti ini sangat langka adanya. Jangankan SD, seusia SMA saja ga segitunya. Pendidikan seperti apa yaa yang diberikan orang tuanya sehingga si anak menjadi begitu cerdas dan dewasa melebihi usianya? Di saat orang tua banyak yang berbangga anaknya sudah pacaran sejak jaman masi SD... ternyata masi ada anak-anak yang begitu hebat...
Ma syaa Allah...

Ada banyak PR utk menjadi orang tua...
Hayooo semangat berbenah... untuk menjadi madrasatul 'ulaa... in syaa Allah...

0 Comment:

Post a Comment

Feel free to accept your comment. Spam comment will be deleted and blocked