Living in Riyadh part 9: Istirahah

Salah satu hal unik yang hanya aku temui di Riyadh (setidaknya sejauh ini) adalah tentang Istirahah. Aku pertama kali mendengar istilah "istirahah" ketika ada acara ngumpul-ngumpul PKS Riyadh.

Naaah, apa itu istirahah?
Tentu tidak ada penjelasan secara etimologis. Hihihi... Istirahah adalah.... tempat kumpul-kumpul dan tempat diadakan berbagai acara mulai dari yang serius bangeet hingga acara santai bersama komunitas tertentu. Sederhananya begitulah.

Dulu di indonesia, jika ada acara apa-apa tempat di adakan acaranya adalah di gedung-gedung, auditorium, ruang serba guna, aula, hall, ballroom, GOR dan sejenisnya. Misal 'temu kader' tertentu biasanya diadakan di aula sekolah tertentu, atau GOR yang sengaja disewa. Acara sosialisasi dari depertemen atau kementrian tertentu hampir dipastikan menyewa suatu gedung atau aula. Pun begitu dengan acara kumpul-kumpul komunitas tertentu, misal silnas FLP... kala itu menyewa aula BPPPTK. Acara kumpul-kumpul kantor tertentu baik negeri maupun swasta dan family gathering, jika banyak dana, bisa jadi diadakan di ballroom hotel. Dan masih banyak lagi acara-acara lainnya yang diselenggarakan di gedung-gedung tertentu. Hal itu sudah lazim ditemukan di Indonesia tentunya.

Berbeda dengan di Riyadh, acara-acara seperti disebutkan di atas umumnya diselenggarakan di istirahah. Waahh jika lagi banyak yang menyelenggarakan acara, istirahah full booked dong? Tenaaaang masi ada koooq yang bisa dibooking. Hehe. FYI, ada banyaaaaaaaakkkk sekali istirahah di sini. Mungkin seribuan ada kali ya. Di deket apartemen tempat aku berdomisili saja ada belasan istirahah, mungkin puluhan.

Istirahah bukanlah seperti gedung aula maupun ballroom. Istirahah adalah sebentuk paket komplit (kalau aku membahasakannya). Istirahah bervariasi luasnya antara satu dengan yang lainnya. 'Perangkat dasar' istirahah terdiri dari ruang yang agak luas minimal 2 ruang (yang secara desain nya memisahkan antara laki-laki dan perempuan), kamar mandi, dapur dan lapangan berumput. Lapangan berumput tentu adalah hal yang mewah di sini (yang pasti selalu tersedia di istirahah) dan dimaintenance sedemikian rupa. Ruangan istirahah bisa berbentuk ruang permanen bisa juga sebuah tenda besaaar yang permanen yang dilengkapi dengan perapian untuk musim dingin. Oh iya, tidak ada pentas maupun kursi atau meja tersedia di istirahah. Jikapun ada kursi, itu adalah kursi majlis (lesehan) yang berada di setiap sisi ruangan. Beberapa istirahah memiliki ruangan yang jauh lebih banyak dan lebih luas dan memiliki fasilitas kolam renang. Istirahah yang memiliki fasilitas kolam renang biasanya lebih diminati, harganya lebih tinggi dan sering booked kalo tidak cepat-cepat booking dari jauh-jauh hari. Harganya sangat bergantung pada luasnya dan juga fasilitasnya tentu saja. Yaa, ada harga ada rupa deh. Harga istirahah yang pernah disewa oleh berbagai komunitas Indonesia yang aku ikuti berkisar 500 SAR hingga ribuan SAR.

Jadi, bukan seperti gedung pertemuan yang hanya gedung semata, tetapi ada banyak ruangan, ada lapangan, ada dapur hingga kolam renang. Ruangan selain ruang utama (paling luas biasanya dibanding ruang lainnya) digunakan untuk hadhonah (child care), posko konsumsi (dapur biasanya tidak mencukupi jadi cuma dimanfaatkan untuk mendinginkan makanan di kulkas atau memanaskan makanan di kompor), ruang untuk menggelar bazar makanan Indonesia dan juga ruang sebagai basecamp panitia. Yaa, ada banyak ruangan memang. Paling sedikit 2 ruang. Tapi selama menjumpai banyak istirahah di berbagai acara di Riyadh yang diadakan oleh orang indonesia, istirahahnya rata-rata memiliki 5-6 ruangan dan 2 lapangan berumput.

Ya begitulah kira-kira sedikit cerita tentang istirahah. Berikut adalah salah satu contoh istirahah tempat diadakan acara bedah buku "wonderful family" di mana aku jadi salah satu panitianya. Hehehe....

1 comment:

  1. seru juga kali ya kak, kalo di indonesia ada beginian

    ReplyDelete

Feel free to accept your comment. Spam comment will be deleted and blocked