Aku suka menulis semenjak SD. Cerpen perdana itu adalah ketika aku kelas 6 SD mengangkat tema puasa. Ketika SMP, keinginan untuk menulis semakin meningkat. Apalagi aku jadi PJ madding sekolah. Deuuhh, senangnyaaa. Meskipun kala itu karyaku itu masilah picisan belaka. Yaah, sesuai dengan tema-tema ABG yang salah mempersepsikan ce I en te a. hihi.
Kemudian, berkenalanlah aku dengan karya-karya FLP, ketika novel-novel dan kumcer-kumcer karya FLP’ers sedang booming-booming nya. Dan karya Mba Helvy Tiana Rosa dengan Ketika Mas Gagah Pergi adalah cerpen pertama yang bikin aku nangiiiisss sekaligus merubah persepsiku tentang karya-karya islami. Dulu, dalam pikiranku yang sederhana ini, cerpen-cerpe islami itu hanyalah sebatas kisah-kisah para muallaf (heuuu, malu mengenang betapa dangkalnya persepsiku tentang karya islami kala itu).
