Polemik Blogger Mania


Hmmm…
Serba salah! Aku jadi serba salah! Huhuhu.
Ini adalah orang ke-empat (apa kelima yah?) yang “memprotes” aku soal blog. (heee…, baru empat orang siiiiih. Halaaaaah…, maunya berapa siih Thel? Hehehe)

Ada yang dengan terang2an protes, “saya tak suka dengan blog kamu! Blog kamu ituuuu, terlalu open! Kesannya gimanaaa…gituuuh!”
Dan ada juga yang scara “halus” menyampaikannya. “hati-hati loh Thel. Ntar ada yang “tersakiti” dengan blogmu itu.” (ini komentar salah satu temen di kampus)
Yaaaah…, gitu deeh.

Awalnya siiih aku cuek ajaaaah. Dan masih dengan dalih, “It’s me! It’s ‘my home’. So, terserah saya dong mau ngapain di rumahku!” heeeeeeee….dasarrr cuek! Tapiii, setelah sekian orang yang ngomong dengan nada yang sama, aku jadi kepikiran jugah niiih. Bener yaah, kek gituh???

Menurut persepsiku siiiih, aku lebih seneng share soal pengalamanku, trus, berharap ada plajaran yang bisa diambil sama-sama, gituuuh. Ntar, jika ada yang “nyasar” ke blog ku, dan membaca hikmahnya, berharap pengalaman buruknya gak terjadi di dia. Dan jika pengalaman baik, semoga sama2 kita ambil ibrohnya plus pengamalannya. Gituuuh. Hanya ingin share saja! Gitu loooh! Atau sekedar cerita doang. Tho, ini kan “rumah”ku. Heee. Dan lagi, setiap blogger punya karakteristik kepenulisan tersendiri dan gaya kepenulisan sendiri kan yaaah? Sekali lagi, It’s me! Ini adalah karakteristik kepenulisanku (cieee….istilahnyaaaa!)

Tapi kemudian, aku sadar, aku jugah gak bisa mengatakan it’s me saja, tanpa menerima masukan dari temen2. Seharusnya aku bersyukur yaaah, punya temen2 yang masih mengingatkanku. Itu tandanya mereka peduli padaku. Hmm, baiklaaah…, insya Allah aku lebih hati-hati dan lebih memfilter lagi apa yang aku up-load. Dan, insya Allah, yang aku up-load pun sebenarnya sesuatu yang mengandung plajaran (terutama bagiku dan untukku).

Hanya sajaaaa, tentulah aku gak bisa memenuhi semua yang oang lain inginkan. Dan jugah, tentu masing2 orang punya pertimbangan dan punya analisa, serta pendapat sendiri2 tho?! Sing penting, dikembalikan pada satu hal sajaaa, “segalanya dimulai dari niat! Berawal dari Niat!!” Innamal a’malu binniyaah, kan yah??

Jadiiiii,
Ikatlah ilmu dengan menuliskannya, tho?? (minjem Istilah Sayyidina Ali). Selagi yang kita tuliskan itu adalah kebaikan, sesuatu yang mengajak diri kita dan orang lain untuk kebaikan, sok, tafadhol, mari kita tuliskan sajaaa! Tuliskan saja. Mudah2an bukan seperti yang disampaikan Qs. Ash-Shaaf : 2-3. Tapi, sebagai pengingat diri kita sendiri yaaah dan justru sebagai pelecut semangat agar kita pula orang pertama yang ngelaksanakannya.

Terhadap komentar temen2ku agar gak ada “yang tersakiti” dengan blogku ini…, aku berharap janganlah sampai ada. Jika pun ada, aku mohooon maaf. Bukan maksudku untuk “menyakiti”. Mari kita kembalikan saja urusan ini kepada Allah saja yang hanya kepada-Nya segala urusan dikembalikan. Jika memang ada hal2 positif yang bisa diambil, sok atuh, tafadhol, ambil yang positifnya ajah. Jika ada yang buruk2nya, dibuang ajaaah. (tapii, ingatkan diriku jugah doong yaah).

0 Comment:

Post a Comment

Feel free to accept your comment. Spam comment will be deleted and blocked