Showing posts with label GEJE. Show all posts
Showing posts with label GEJE. Show all posts

#Nausea, #Vomiting, #Saturated

Huaaaahh... Ma syaa Allah...
Rasanya, #revisian ini bikin nausea vomiting deehh... Udah saturated banget rasanya....
Tapiii, harus bertahan. Iya, harus tetap bertahan! Tinggal 10 hari lagi in syaa Allah... Sepuluh hari lagi in syaa Allah...
Jadii, hayoo bersemangatlah fathel! Bersemangatlah!

#Semangat, 0207'13 in syaa Allah


#Semangat!
#Semangat! #Semangat!
#Semangat! #Semangat! #Semangat!
#Semangat! #Semangat! #Semangat! #Semangat!
#Semangat! #Semangat! #Semangat! #Semangat! #Semangat!
#Semangat! #Semangat! #Semangat! #Semangat! #Semangat! #Semangat! 
#Semangat! #Semangat! #Semangat! #Semangat! #Semangat! #Semangat! #Semangat!
#Semangat! #Semangat! #Semangat! #Semangat! #Semangat! #Semangat! 
#Semangat! #Semangat! #Semangat! #Semangat! #Semangat!
#Semangat! #Semangat! #Semangat! #Semangat!
#Semangat! #Semangat! #Semangat!
#Semangat! #Semangat!
#Semangat!
Read More

Tak Penting

Tulisan ini sudah aku tulis lebih kurang 1 minggu yang lalu. Tapi, ketika menulisnya, tiba-tiba quota internetku habis. Dan bahkan email pun tak terkirim. Hehe. AON ini hanya memfasilitasi 10 situs populer saja. Dan blogger bukan salah satunya. Hihi... Jadi aku hanya mempublish ceritera lama ini sahaja. Oh iya, satu lagi, ini bukanlah cerita penting. Sayangi waktumu. Sebaiknya dirimu segera pencet tombol silang warna merah di pojok kanan atas jika dirimu menyayangi waktu yang terbuang akibat membaca tulisan ini. Hehehe...
Hayooo, sayangi waktu Anda :D
_________________________________________


Read More

Ini, Inii, Iniii, Iniiii dan Iniiiii

Assalaamu'alaykum Bloggie... :)
Kayanya aku kangen kamu deh Bloggie, hehe. Beberapa hari ini quota internetku habis. Jadiii, serasa di hutan deh. Hihi... Paling aku hanya menggunakan fasilitas nge-net gratis di kampus. Dan kemarin, aku udah full lagi quota internetnya. Alhamdulillaah... Dan kembali deh aku 'sambangi' dirimu. Heuu...

Aku mau cerita sesuatu nih Bloggie. Eumm..., sebenarnya apa yang aku ceritakan ini sudah pernah aku tuliskan sebelum-sebelumnya dengan versi yang berbeda dan di waktu yang berbeda. Tapi sebenernya intinya sepertinya sama yah? Sama-sama bercerita tentang 'Pertemua Ruh di Chamber Jiwa'.hehe.... Seperti yang ini niih, yang inii, dan juga iniii, serta iniiii dan iniiiii. (Makin ke sini makin puanjaaang 'i'-nya si 'ini' nya. Hihi :D).

Nah, berkaitan dengan kesesuaian-ruh ini, kemarin aku kembali mendapati kejadian yang cukup meninggalkan pelajaran (tapi rada-rada bikin geli menurut aku sih. Hehe. Tapi aku tak ingin menceritakan kronologisnya di sini). Ini adalah tentang jiwa-jiwa yang tak saling bertemu, meskipun keberadaannya telah sama-sama di bawah payung keislaman dan tarbiyah, tapi ternyata tetap saja ternyata tak bisa 'memaksakan' sang jiwa untuk 'bersama'. Bahkan sudah satu wisma/kosan sekalipun! Kalo menurut pemandangan secara global, mungkin kebanyakan kita berpikir, "Lha, sama-sama akhwat ko bisa sih nda 'nyatu'? Bukankah seharusnya sudah sama-sama tau konsep ukhuwah?" Ya, itu idealnya. Tapi, jika kita jujur pada hati kita, mungkin setiap kita pernah merasakannya--dengan kadar yang berbeda-beda--bahwa dengan akhwat A kita merasa 'dekat dan nyaman' tapi dengan akhwat B ko rasa-rasanya susaaah yaah? Dan 'jiwa' itu ternyata memilih :)

Mengapa begitu?
Sepertinya pembahasan di kelima si 'ini' (maksudnya link yang bertajuk 'ini' yang membahas masalah kesesuaian jiwa) di atas sudah cukup mewakilkan deh. Hehe...
Aku hanya re-writing saja kali ini.

*Hehe, Maaf ini GeJe banget. Dan judulnya juga GeeJee... ihihi... :D
**Anggap saja ini salam sapa karena sudah lama tak ngeblog (lamanya emang berapa sih Fathel? wkwk :D)
Read More

Full Patch Room





Yaaaakk, ini FULL PATCH ROOM!
Bagi kamu yang sangat tidak menyukai keberantakan, maka memasuki kamar ini seperti memasuki "gudang" (semoga tak berlebihan disebut begitu), bikin mendadak vertigo, ahahaha. Di mana-mana tempelan. Dan--parahnya--aku sangat menikmati kamar yang begini. I named it "FULL PATCH ROOM".
Sedari dulu, tampak-tampaknya, aku memang menyukai tempelan dinding. Apalagi di jaman-jaman Ujian begini. Tempelan dinding itu sesuatu yang sangat membantu untuk mentransfernya ke otak. Dan, I like it so much!

Oh iyaaa, aku mau ujian.
Mohon do'anya yaah Bloggieee, biar aku bisa menjalankan ujian ke depan dengan sukses.
Allahumma aamiiin...

FULL PATCH ROOM, makasih udah nemenin aku (dan keberantakanku). hihihi...


#postingan GEJE part 2

Read More

Kepada : Bapak Fathelvi Mudaris





Ah tidaaaaaaaaaaakkk!
Jangankan dipanggil "bapak", dipanggil "ibuk" saja saat ini saia tak sudi.
Huwaaaaahhh, saia kan bukan bapak-bapak!!
Teganya-teganya-teganya-teganya-teganyaaaaa.....
Ini bukan kali pertama, mungkin sudah kali kesekiannya...
Huhuhu....

Tapi biarlah...
Semuanya mengajarkanku, untuk tidak menghukumi dan menghakimi sebuah KETIDAKTAHUAN.
Tiada berhak kita menghukumi sesuatu yang orang lain tiada tahu akan hal itu...
Bukan kah Allah saja tidak menghukumi dosa atas suatu perkara yang pelakunya tersebut tiada memiliki pengetahuan tentang itu?
Lantas, masihkah aku punya alasan untuk menghukumi ketidaktahuan mereka sementara aku juga adalah makhluk yang sama dhiofnya dengan sang pelaku itu?

Hehe, anggap saja ini sebuah lelucon, di tengah tingginya pressure. Bukankah kita memang perlu tertawa? hihi...


#Postingan GEJE Part 1 

Read More